Daya Tampung Teknologi Rekayasa Konversi Energi (D4) Politeknik Negeri Jakarta SNBT 2026
Kode prodi 24212015 · Politeknik Negeri Jakarta · Jawa Barat
Daya tampung SNBT 2026 Teknologi Rekayasa Konversi Energi (D4) Politeknik Negeri Jakarta adalah 36 kursi. Pada SNBT 2025 ada 590 peminat untuk 36 kursi, keketatan 6,1% (±16 peminat per kursi). Dari 2 PTN yang membuka prodi ini, 1 PTN lebih ketat dari Politeknik Negeri Jakarta.
Diperbarui 21 Oktober 2026 · Sumber resmi: snpmb.id
Daya tampung SNBT 2027 belum diumumkan SNPMB. Angka di halaman ini adalah data resmi terbaru (SNBT 2026) yang bisa dipakai untuk menyusun pilihan prodi 2027; halaman diperbarui setelah SNPMB mengumumkan data 2027.
Riwayat daya tampung & peminat
| Tahun | Daya tampung | Peminat | Keketatan |
|---|---|---|---|
| 2026 | 36 | belum ada | — |
| 2025 | 36 | 590 | 6,1% |
| 2024 | 30 | 249 | 12,05% |
| 2023 | 25 | 75 | 33,33% |
| 2022 | 45 | 82 | 54,88% |
Keketatan = daya tampung dibagi jumlah peminat pada tahun yang sama; makin kecil persennya, makin ketat persaingannya. Angka ini membandingkan kursi dengan peminat, bukan peluang lolos perorangan.
Teknologi Rekayasa Konversi Energi (D4) di PTN lain (1)
| PTN | Provinsi | Daya tampung 2026 | Keketatan |
|---|---|---|---|
| Institut Teknologi Sepuluh Nopember | Jawa Timur | 42 | 4,54% (2025) |
Tanya jawab
Berapa daya tampung Teknologi Rekayasa Konversi Energi (D4) Politeknik Negeri Jakarta di SNBT 2026?
Daya tampung SNBT 2026 Teknologi Rekayasa Konversi Energi (D4) Politeknik Negeri Jakarta adalah 36 kursi.
Berapa peminat Teknologi Rekayasa Konversi Energi (D4) Politeknik Negeri Jakarta?
Pada SNBT 2025 tercatat 590 peminat untuk 36 kursi, keketatan 6,1% (±16 peminat per kursi).
Apakah Teknologi Rekayasa Konversi Energi (D4) Politeknik Negeri Jakarta mensyaratkan portofolio?
Tidak, menurut data SNPMB prodi ini tidak mensyaratkan portofolio.
Sudah tahu targetnya? Ukur kesiapanmu.
Coba tryout UTBK SNBT dengan skor IRT dan pembahasan di UTBK Sofyan Bimbel.
Daftar & coba tryout